| Kodim Singkawang Tetap Patroli Siaga Lahan Rawan di Singkawang. SUARASANGGAU/SK |
Patroli menyasar tiga kawasan yang dinilai rawan Karhutla, yakni Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur; Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara; serta kawasan Jalan Arteri Bandara Singkawang yang berada di Kelurahan Sedau dan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan.
Di Kelurahan Mayasopa, Babinsa Sertu Ismail bersama empat personel YTP 839/SA BKO Koramil 04/Skt yang dipimpin Letda Inf Satria Perdana melakukan pengecekan langsung terhadap lahan yang sebelumnya terdampak Karhutla di RT 11.
Lahan yang dilakukan pengecekan diperkirakan memiliki luas sekitar 150 hektare. Dari hasil pemantauan, petugas tidak menemukan api maupun asap yang masih muncul dari kawasan tersebut.
Petugas juga melakukan dokumentasi serta pengecekan kondisi lapangan untuk memastikan situasi terkini dan menjadi bahan dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Sementara itu, patroli di Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil dilakukan personel Koramil 1202-03/Singkawang Utara bersama lima personel Satgas BKO. Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak menemukan titik hotspot maupun aktivitas masyarakat yang mengarah pada pembakaran lahan.
Pengecekan turut dilakukan terhadap lahan yang sebelumnya terbakar guna memastikan api telah benar-benar padam dan tidak meninggalkan bara maupun asap yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Personel di lapangan juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Patroli dan monitoring kemudian dilanjutkan di kawasan Jalan Arteri Bandara Singkawang. Personel Yon TP 839/SA BKO Kodim 1202/Singkawang bersama Babinsa Pangmilang Praka Rahmat Saniman melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi kawasan tetap aman dan terkendali.
Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan titik api maupun asap di kawasan tersebut.
Dandim 1202/Singkawang Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar, S.I.P. menegaskan patroli akan terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus pencegahan Karhutla.
“Meski kondisi di sejumlah lokasi sudah aman, kewaspadaan tidak boleh menurun. Patroli dan monitoring terus dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api baru maupun bara yang kembali memicu kebakaran,” tegasnya.
Kodim 1202/Singkawang juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan. Sinergi antara TNI, masyarakat, dan seluruh unsur terkait dinilai penting untuk mencegah Karhutla kembali terjadi di wilayah Kota Singkawang.[SK]