Bupati Sanggau Lantik Pengurus LLI dan LKKS, Dorong Lansia Tetap Berperan dalam Pembangunan

Editor: Admin

 

Bupati Sanggau saat melantik pengurus LLI dan LKKS.SUARASANGGAU/SK

Sanggau (Suara Sanggau) – Bupati Sanggau Yohanes Ontot melantik pengurus Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) dan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Sanggau di Ruang Rapat Daranante Kantor Bupati Sanggau, Jumat (11/9/2026).

Dalam sambutannya, Yohanes Ontot mengatakan pembentukan LLI merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada warga lanjut usia di Indonesia.

“LLI ini kan sebuah lembaga lanjut usia di Indonesia. Ini bukan persoalan parsial, tapi se-Indonesia. Yang dibentuk oleh pemerintah sebagai sebuah penghargaan kepada orang-orang yang lanjut usia,” ujar Bupati.

Menurutnya, warga berusia 60 tahun ke atas, termasuk mereka yang telah memasuki usia 70-an, masih memiliki pemikiran yang produktif dan dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan.

“Kalau bonus demografi ini kan di usia 70 ini merupakan usia-usia yang sangat produktif. Nah cuma kalau berada di lingkaran pemerintah, di usia itu dia sudah pensiun. Tapi pemikiran mereka di usia-usia yang lansia ini juga masih sangat dibutuhkan yang bersifat konstruktif,” katanya.

Karena itu, ia menilai keberadaan LLI penting untuk memastikan para lansia tidak merasa tersisihkan dan tetap mendapatkan ruang untuk berkontribusi di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Mudah-mudahan para kaum lansia ini tidak merasa dirinya tidak dipinggirkan dalam konteks dia sebagai warga negara dan berada dalam lingkungan sekecil apapun. Lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat dimanapun dia berada. Dan dia masih sangat dibutuhkan dalam berbagai hal,” tegasnya.

Yohanes bahkan menyebut dirinya juga telah memasuki usia lanjut karena kini berusia 65 tahun.

“Termasuk saya ini kan dah, sudah lansia kan, di usia 65 sekarang,” ucapnya.

Selain melantik pengurus LLI, Bupati Sanggau juga melantik pengurus LKKS Kabupaten Sanggau. Ia mengatakan keberadaan LKKS sangat penting untuk mengoordinasikan berbagai lembaga sosial yang ada di Kabupaten Sanggau.

“Lembaga ini juga sangat dibutuhkan dalam rangka bagaimana kita mengakomodir berbagai lembaga-lembaga sosial ini yang ada. Nah, ini kita bahkan nanti lembaga ini juga mampu mendata serbaikan lembaga-lembaga sosial yang ada agar dia tidak berjalan sendiri-sendiri, tapi terkoordinir atau terkoordinasi oleh LKKS ini,” jelasnya.

Bupati kemudian menunjuk Ketua LKKS Sanggau, Siron, untuk memimpin proses pendataan berbagai lembaga sosial tersebut.

Menurut Yohanes, pendataan menjadi hal penting karena setiap lembaga sosial dapat memiliki sasaran penerima manfaat yang sama, tetapi menggunakan data yang berbeda.

“Pendataan-pendataan ini sangat penting karena masing-masing lembaga ini kan orang sasarannya sama, tapi mungkin data yang berbeda. Karena itulah harus kita sinergikan data ini, jangan datanya nanti simpang siur sehingga dalam rangka pemerintah mengambil keputusan juga jadi sulit. Karena data laporan yang akurat akan menghasilkan sebuah keputusan yang akurat juga,” tegasnya.

Ia berharap kehadiran LLI dan LKKS dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah.

“Saya kira ini bisa, mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi kita semua, bagi Bapak Sanggau untuk kita bersama membangun Sanggau yang lebih maju berkelanjutan dan berkeadilan,” ucapnya.

Terkait mekanisme kerja LKKS ke depan, Yohanes menjelaskan lembaga tersebut akan bersinergi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sanggau. Dinas Sosial akan menjadi leading sector dalam pelaksanaan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan lembaga tersebut.

“Nanti melalui Dinas Sosial, dalam berbagai kegiatan. Dia tidak mengelolanya, tapi nanti di sosial, dan mereka membuat kegiatan. Leading sektornya di Dinsos, dia enggak bisa langsung, dibentuk langsung, hibah ya, bentuk hibah, dana hibah,” tutupnya. [SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play