Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan relawan dalam menjalankan misi kemanusiaan, khususnya saat melakukan evakuasi korban meninggal dunia. Penyerahan itu juga menjadi simbol semakin eratnya sinergi, silaturahmi, dan kolaborasi antara RPK Kalbar, YRPJ, serta Forkom POC Global Kalbar dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
Ketua RPK Kalimantan Barat, Eddy Zulkarnaen atau yang akrab disapa RPK 1, mengatakan kantong jenazah merupakan perlengkapan penting yang wajib tersedia di setiap ambulans relawan. Menurutnya, kesiapan peralatan akan mempercepat proses evakuasi apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat.
"Kantong jenazah itu supaya nanti di ambulans nyaman jika terjadi temuan mayat sehingga mempermudah proses evakuasi karena di ambulans sudah tersedia. Jadi, tidak perlu lagi menunggu ada yang membawa atau mengeluarkan kantong jenazah, semuanya sudah siap," ujarnya kepada Suarakalbar.co.id, Rabu (1/7/2026).
Eddy menjelaskan, RPK Kalimantan Barat merupakan bagian dari unsur potensi pencarian dan pertolongan (SAR) nasional yang selama ini menjalin kemitraan dengan Basarnas. Karena itu, kesiapan perlengkapan operasional menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung berbagai operasi kemanusiaan di lapangan."Kita ini bagian dari relawan dan bagian dari potensi Basarnas. Basarnas bekerja sama dengan kita sebagai relawan. Makanya kita diberikan kantong jenazah. Misalnya ada evakuasi korban meninggal dunia, perlengkapan itu sudah tersedia di dalam ambulans," katanya.
Selain dukungan peralatan, para relawan juga secara rutin memperoleh pembinaan dan pelatihan dari Basarnas sehingga memiliki kemampuan dasar dalam membantu operasi pencarian, penyelamatan, hingga evakuasi korban."Relawan kita juga menjalin kemitraan dengan Basarnas. Jadi setiap ada kegiatan Basarnas yang berhubungan dengan pencarian korban ataupun operasi kemanusiaan lainnya, kita dilibatkan karena memang relawan kita telah mendapatkan pelatihan langsung dari Basarnas," jelas Eddy.
Menurutnya, luasnya wilayah Kalimantan Barat membuat kolaborasi antarkomunitas relawan menjadi kebutuhan yang sangat penting. Dengan jaringan komunikasi yang kuat, informasi awal mengenai suatu kejadian dapat diterima lebih cepat sehingga penanganan darurat dapat segera dilakukan."Cakupan kerja kita luas, seluruh wilayah Kalimantan Barat. Hal seperti inilah yang membantu kita memperoleh akses informasi dengan cepat. Paling tidak kita mendapatkan informasi awal apabila terjadi sesuatu di suatu wilayah sehingga respons juga bisa lebih cepat," ungkapnya.
Eddy berharap hubungan baik yang telah terjalin antara RPK Kalbar, YRPJ, dan Forkom POC Global Kalbar terus dipertahankan serta semakin diperkuat demi memberikan pelayanan kemanusiaan yang lebih maksimal kepada masyarakat."Harapannya semakin solid dalam koordinasi, komunikasi, dan silaturahmi. Koordinasi serta komunikasi sangat penting apabila terjadi suatu kejadian. Semoga YRPJ ke depannya semakin maju, semakin berkembang, dan seluruh kegiatannya berjalan dengan lancar," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Relawan Peduli Jongkat (YRPJ), Susanto Tan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan RPK Kalimantan Barat kepada organisasinya.
Ia menilai bantuan kantong jenazah tersebut akan menjadi perlengkapan penting yang selalu disiagakan di ambulans relawan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat."Kami mengucapkan terima kasih kepada Relawan Peduli Kemanusiaan Kalimantan Barat atas kepercayaan dan bantuan kantong jenazah yang diberikan kepada YRPJ. Bantuan ini tentu menjadi perlengkapan yang sangat bermanfaat dan akan kami siagakan di ambulans sebagai bagian dari kesiapsiagaan dalam pelayanan kemanusiaan," ujarnya.
Menurut Susanto, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan perlengkapan operasional, tetapi juga menjadi simbol eratnya persaudaraan antarrelawan yang memiliki tujuan sama, yakni membantu masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
"Kami memandang penyerahan ini sebagai simbol persaudaraan, silaturahmi, dan komitmen bersama untuk saling mendukung dalam setiap misi kemanusiaan. Semoga hubungan baik antara YRPJ, RPK Kalbar, dan Forkom POC Global Kalbar terus terjalin serta semakin kuat ke depannya," ungkapnya.
Ia menegaskan, YRPJ akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi relawan maupun instansi terkait agar pelayanan kemanusiaan di Kalimantan Barat semakin optimal."Dengan komunikasi yang baik dan saling mendukung, kami yakin jaringan relawan di Kalimantan Barat akan semakin solid. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kita dapat bergerak lebih cepat, lebih terkoordinasi, dan memberikan pelayanan yang maksimal," tutup Susanto.[SK]
.jpg)