Pemkab Mempawah Lepas Tim Satgas Sidak SPBU, Awasi Distribusi BBM Bersubsidi agar Tepat Sasaran

Editor: Admin

Sekda Mempawah, Abdul Malik, selaku Ketua Satgas Pengawasan Pendistribusian BBM Bersubsidi Kabupaten Mempawah, melepas tim Satgas untuk sidak SPBU, Selasa (30/6/2026).SUARASANGGAU/SK
Mempawah (Suara Sanggau) – Pemerintah Kabupaten Mempawah mulai memperketat pengawasan terhadap penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dengan menerjunkan Tim Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Pendistribusian BBM Bersubsidi untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Tim Satgas secara resmi dilepas oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Abdul Malik, selaku Ketua Satgas Pengawasan Pendistribusian BBM Bersubsidi, di Kantor Bupati Mempawah, Selasa (30/6/2026).

Pelepasan tersebut menjadi penanda dimulainya kegiatan monitoring dan pengawasan terpadu terhadap proses distribusi BBM bersubsidi di wilayah Kabupaten Mempawah sebagai upaya memastikan penyalurannya berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

Usai pelepasan, tim yang terdiri dari berbagai unsur lintas sektor langsung bergerak melakukan sidak ke dua SPBU, yakni SPBU Sungai Bakau Besar Laut dan SPBU Nusapati di Kecamatan Sungai Pinyuh.

Dalam sidak tersebut, petugas melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan penyaluran BBM bersubsidi, mulai dari mekanisme distribusi, administrasi, hingga pelayanan kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam pendistribusian BBM yang menjadi hak masyarakat.

Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari langkah preventif Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam meminimalkan potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi, termasuk praktik penyelewengan distribusi yang dapat merugikan masyarakat maupun negara.

Dalam arahannya kepada seluruh personel Satgas, Abdul Malik menegaskan bahwa pembentukan tim pengawasan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi hak masyarakat yang berhak memperoleh BBM bersubsidi.

Ia meminta seluruh anggota Satgas menjalankan tugas secara profesional, objektif, tegas, serta tetap mengedepankan pendekatan humanis saat melakukan pengawasan di lapangan."Pengawasan ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai aturan sehingga benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak," tegas Abdul Malik.

Menurutnya, pengawasan yang dilakukan secara terpadu diharapkan mampu meningkatkan ketertiban, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyaluran BBM bersubsidi, sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga dalam mengawal kebijakan subsidi energi di Kabupaten Mempawah.

Pemerintah Kabupaten Mempawah juga menegaskan bahwa setiap hasil pengawasan akan didokumentasikan dan disusun dalam laporan resmi sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas Satgas.

Laporan tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Mempawah sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan langkah tindak lanjut apabila ditemukan pelanggaran, penyimpangan, maupun kendala dalam proses pendistribusian BBM bersubsidi.

Melalui pengawasan yang dilakukan secara berkala, Pemerintah Kabupaten Mempawah berharap distribusi BBM bersubsidi dapat berlangsung lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang benar-benar berhak menerima subsidi dari pemerintah.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play