Karhutla Mempawah Meluas, 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar Warga dan Relawan Tumbang Terpapar Asap

Editor: Admin

 

Kondisi jalanan dengan jarak pandang pendek karena karhutla di Desa Galang Kecamatan Sungai Pinyuh hingga hari ini, Senin (9/2/2026). Tiga warga dan relawan dilaporkan tumbang.SUARASANGGAU/SK
Mempawah (Suara Sanggau) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, masih belum berhasil dipadamkan hingga Senin sore (9/2/2026). Kobaran api terus membesar akibat tiupan angin kencang serta kondisi lahan gambut yang mudah terbakar.

Personel gabungan dari TNI–Polri, BPBD Mempawah, Damkar swasta, PMI Mempawah, Damkar PT PSP, relawan hingga masyarakat peduli api terus berjibaku melokalisasi titik api agar tidak meluas ke wilayah lain.

Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono melalui Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Setyadi mengatakan kebakaran diketahui sejak Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di koordinat 0,2952990, 109,1085570, tepatnya di RT 002/RW 001 Dusun Utara Desa Galang.

“Lahan yang terbakar kurang lebih seluas 10 hektare berupa lahan gambut dan semak belukar,” jelasnya.

Selain upaya pemadaman, jajaran Forkopimcam Sungai Pinyuh bersama warga turut membagikan masker kepada pengendara karena asap tebal mengganggu pernapasan. Polisi juga melakukan pengaturan lalu lintas lantaran jarak pandang pengemudi menurun dan sempat terjadi kemacetan di sepanjang Jalan Raya Galang.

Dampak asap menyebabkan gangguan kesehatan pada warga. Tiga orang harus dilarikan ke Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh akibat dugaan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Ahmad Taufiq (30) mengalami sesak napas dan kini membaik, Marsudin (19) mengalami sesak napas disertai kejang dan masih dirawat, sementara Mariana (50) mengalami sesak napas serta iritasi mata dan kondisinya sudah membaik.

Selain warga, seorang relawan juga dilaporkan tumbang saat membantu proses pemadaman akibat kelelahan dan paparan asap pekat.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berupaya mengendalikan api agar tidak menjalar ke permukiman maupun area lebih luas. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di sekitar lokasi kebakaran dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.[SK]
Share:
Komentar

Berita Terkini