
Diduga hendak tawuran, sekelompok remaja membawa senjata tajam di kawasan Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB) pada dini hari. Warga minta patroli keamanan diperketat.SUARASANGGAU/SK
Sambas (Suara Sanggau) – Sejumlah remaja diduga hendak melakukan aksi tawuran dengan membawa senjata tajam di kawasan Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB), Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, pada Jumat (23/1/2025) dini hari. Aksi tersebut menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama karena terjadi saat kondisi sekitar jembatan dalam keadaan sepi.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, para remaja itu terlihat bergerombol dan melintas menggunakan sepeda motor di sekitar kawasan JSSB. Keberadaan mereka diduga kuat mengarah pada rencana aksi tawuran, mengingat sebagian di antaranya disebut membawa senjata tajam.
Kejadian ini pun menuai beragam reaksi dari warga dan warganet. Salah seorang warganet menyampaikan imbauan agar aparat keamanan meningkatkan pengawasan dan patroli di kawasan JSSB demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Tolong pihak keamanan pantau terus situasi di JSSB, jangan sampai dinodai oleh manusia-manusia sok jago,” tulisnya.
Warganet lainnya juga mendesak pihak kepolisian untuk rutin melakukan patroli, khususnya pada malam hingga dini hari. Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin agar tidak berkembang menjadi tindak kriminal yang lebih serius.
“Polisi harus tiap malam patroli. Jangan sampai sudah terjadi pembunuhan baru sigap dan bertindak,” ujarnya.
Bahkan, warga tersebut mengaku pernah menjadi korban aksi pelemparan batu saat melintas di kawasan JSSB pada malam hari, tepatnya setelah pukul 23.00 WIB. Pengalaman itu semakin memperkuat kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi keamanan di sekitar jembatan yang menjadi akses vital warga Sambas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan rencana tawuran tersebut. Warga berharap aparat keamanan segera mengambil langkah antisipatif demi menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya aksi kekerasan.[SK]