Jelang Konser Judika, Panitia Symphony Of Heart 2026 Matangkan Pengamanan Bersama Polres Sanggau

Editor: Admin

Sanggau (Suara Sanggau) – Panitia Pelaksana Pusat Damai Fest Symphony Of Heart Tahun 2026 yang akan digelar di Kecamatan Parindu menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran Polres Sanggau, Selasa (20/01/2026), di Ruang PPKO Polres Sanggau. Rapat ini dilakukan guna mematangkan kesiapan pengamanan dan teknis pelaksanaan konser musik berskala besar yang akan menghadirkan artis nasional Judika sebagai bintang utama.

Ketua Panitia Pusat Damai Fest Symphony Of Heart 2026, Siprianus, menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi lintas sektor agar seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Konser Judika ini merupakan puncak acara dengan estimasi penonton mencapai sekitar 7.000 orang. Kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB,” jelas Siprianus.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, serta dihadiri Kabag Ops Polres Sanggau AKP PSC Kusuma Wibawa, para pejabat operasional Polres Sanggau, dan jajaran panitia Pusat Damai Fest Symphony Of Heart Tahun 2026.

Dalam paparannya, panitia juga menyampaikan berbagai potensi risiko yang perlu diantisipasi, mulai dari kepadatan penonton, pengaturan arus lalu lintas, hingga keselamatan dan kesehatan pengunjung. Oleh karena itu, dibutuhkan koordinasi yang solid antara panitia, Polri, TNI, Dinas Perhubungan, serta tenaga medis.

Panitia mengusulkan pembentukan posko terpadu, penggunaan sistem komunikasi handy talky (HT), simulasi teknis pengamanan, penyiapan jalur evakuasi, serta penataan parkir kendaraan roda dua dan roda empat. Seluruh aspek tersebut akan dimatangkan kembali melalui rapat teknis lanjutan pada H-7 dan gladi bersih H-1 sebelum acara.

Selain itu, panitia juga menjelaskan mekanisme akses masuk penonton melalui sistem gelang yang dapat ditukarkan pada 12 hingga 14 Februari 2026 di lokasi konser. Tata tertib penonton, penyusunan rundown acara, layout panggung, serta pemetaan lokasi parkir turut menjadi perhatian utama.

Sementara itu, Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo menegaskan bahwa keselamatan manusia merupakan prioritas utama dalam pengamanan kegiatan berskala besar tersebut.

“Pengamanan bukan hanya soal kehadiran personel, tetapi bagaimana memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlindungi selama kegiatan berlangsung. Jangan sampai ada penonton yang dirugikan akibat kelalaian teknis,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya rekayasa arus lalu lintas, mengingat Kecamatan Parindu merupakan jalur lintas utama antar kabupaten. Penataan parkir dan pengaturan arus kendaraan, menurutnya, harus dilakukan secara optimal agar tidak menimbulkan kemacetan panjang.

Kompol Radian juga meminta agar pengalaman pelaksanaan Pusat Damai Fest pada tahun sebelumnya dijadikan bahan evaluasi, baik dari sisi keberhasilan maupun kekurangan, sebagai dasar perbaikan pada pelaksanaan tahun 2026.

Di sisi lain, Kabag Ops Polres Sanggau AKP PSC Kusuma Wibawa menyampaikan bahwa setelah perizinan keramaian disetujui, Polres Sanggau akan menyusun Rencana Pengamanan (Renpam) secara terperinci, mencakup pengamanan terbuka dan tertutup.

Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap tata tertib penonton serta pengelolaan lahan parkir secara disiplin, guna mendukung kelancaran lalu lintas dan meminimalisir potensi gangguan kamtibmas selama konser berlangsung.

Dengan koordinasi yang matang dan sinergi lintas sektor, Pusat Damai Fest Symphony Of Heart Tahun 2026 diharapkan dapat berlangsung sukses, aman, serta memberikan hiburan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Sanggau dan sekitarnya.[Hermansyah]

Share:
Komentar

Berita Terkini