| Wabup Susana Buka Sosialisasi 4 Pilar.SUARASANGGAU/SK |
Kebangsaan yang digelar Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sanggau berkolaborasi dengan Anggota DPR RI Komisi XIII Paolus Hadi di Aula Hotel Sanggau, Sabtu (12/9/2026).
Susana mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Sanggau yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia.
“Hari ini dari Dinas Kesbangpol Kabupaten Sanggau kolaborasi dengan anggota DPR RI Komisi 13 Pak Paolus Hadi kita melaksanakan sosialisasi kebangsaan yaitu empat pilar. Dan tentu ini sebuah momen yang luar biasa di tengah keberagaman Kabupaten Sanggau,” ujar Susana.
Menurutnya, keberagaman organisasi kemasyarakatan (ormas) serta posisi Sanggau sebagai wilayah perbatasan membuat pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan semakin penting. Sosialisasi diharapkan tidak berhenti sebatas pemahaman, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dan tentunya di tengah keberagaman ormas-ormas yang ada di Kabupaten Sanggau. Bagaimana kita juga tinggal di wilayah perbatasan yaitu langsung perbatasan dengan Sarawak dan Malaysia. Nah ini penting tentunya kegiatan ini walaupun sifatnya sosialisasi namun salah satu edukasi bagaimana nanti harapan saya bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
Susana juga menyoroti derasnya arus informasi di dunia digital yang dapat memengaruhi cara masyarakat memperoleh dan menyikapi informasi.
Ia menilai diperlukan kesamaan persepsi agar masyarakat tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Ajang silaturahmi untuk bertukar pendapat di tengah situasi dan kondisi kalau kita lihat untuk bangsa Indonesia terutama kondisi dunia online bahwa banyaknya para netizen, baik itu youtuber dan media. Ini penting bagaimana menyatukan persepsi. Artinya edukasi sosialisasi bahwa Undang-Undang Dasar dan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika serta artinya empat pilar ini menjadi acuan dalam kita hidup bermasyarakat,” tegasnya.
Ia berharap nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan benar-benar tertanam dalam kehidupan masyarakat Sanggau sehingga keberagaman yang ada dapat menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan.
Susana juga mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Kesbangpol Kabupaten Sanggau dan Anggota DPR RI di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah.
“Di tengah situasi keterbatasan ini beberapa kegiatan juga banyak kita pangkas. Namun kolaborasi dengan anggota DPR RI ini sebuah momen cukup baik. Saling sharing di tengah situasi ini, ini kolaborasi yang baik,” kata Susana.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Paolus Hadi yang dinilainya memahami kondisi Sanggau karena pernah menjabat sebagai Bupati Sanggau.
“Terima kasih juga tentunya kepada Bapak Paulus Hadi anggota DPR RI yang selalu support karena beliau memang asli Sanggau. Artinya beliau juga pernah menjadi bupati dan beliau paham dengan kondisi dan situasi ini,” ujarnya.
Susana turut mengapresiasi kreativitas Kepala Kesbangpol Kabupaten Sanggau yang tetap berupaya mencari mitra untuk menghadirkan kegiatan edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Selamat sukses untuk seluruh peserta, semoga bermanfaat untuk mewujudkan Sanggau maju berkelanjutan dan berkeadilan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Sanggau Toto Martono mengatakan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan menjadi momentum penting di tengah berbagai persoalan yang sedang dihadapi daerah.
Menurut Toto, pihaknya sengaja menghadirkan kegiatan tersebut sebagai bentuk kontribusi Kesbangpol dalam memberikan edukasi kebangsaan kepada masyarakat di tengah situasi daerah yang tidak mudah.
“Kegiatan pada hari ini tentunya suatu momentum yang sangat luar biasa. Bagaimana kami dari Kesbangpol bisa ambil bagian pada situasi kondisi daerah yang kita tahu semua,” ujar Toto.
Ia menegaskan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Empat pilar merupakan kunci kehidupan kita bermasyarakat. Bagaimana kita bisa bertoleransi, bisa membangun kebersamaan, menjaga persatuan, memperkuat kebinekaan. Nah inilah tujuan daripada pelaksanaan ini, sosialisasi ini kepada kita semua semakin memperkuat empat pilar ini,” jelasnya.
Toto berharap para peserta tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu menerapkannya sekaligus menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing.
“Dan tentunya dari kegiatan ini peserta bisa menyampaikan, menerapkan dalam kehidupan bermasyarakat semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” tutup Toto Martono.
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tersebut diikuti perwakilan camat, organisasi kemasyarakatan serta paguyuban se-Kabupaten Sanggau. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat toleransi, kebersamaan dan persatuan masyarakat di wilayah perbatasan, pungkasnya. [SK]