Keempat personel tersebut yakni Juanda, Firmansyah, Abdul Aziz dan Syarif Badarudin. Mereka datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan setelah mengalami kelelahan usai menjalankan tugas pemadaman karhutla di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir.
Secara bergiliran, para petugas mendapatkan pelayanan kesehatan, termasuk infus vitamin yang ditangani langsung Kepala Unit Pengelola Darah (UPD) PMI Kabupaten Mempawah, dr. Sugeng Eko Widodo bersama tim.
“Ya, saat ini tiga personel ini tengah kita berikan infus vitamin dan pelayanan lainnya,” ujar dr. Sugeng saat dihubungi SUARAKALBAR.CO.ID.
Menurut Sugeng, kedatangan para personel Manggala Agni tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan Posko Sehat dibutuhkan para petugas yang berada di garis depan penanganan karhutla.
Ia menyebut para petugas pemadam menyambut baik fasilitas yang disediakan di posko tersebut.
“Para petugas damkar sangat senang dengan adanya pelayanan Posko Sehat. Dan kami juga bangga bisa melayani para pahlawan ini,” ungkapnya.
Bagi Sugeng, petugas yang terus berada di lokasi kebakaran merupakan bagian penting dalam upaya kemanusiaan menghadapi bencana karhutla. Karena itu, kondisi fisik dan kesehatan mereka juga perlu mendapatkan perhatian.
“Semoga kehadiran Posko Sehat Relawan Tanggap Darurat Bencana Karhutla berperan besar dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” harapnya.
Posko Sehat tersebut dibuka PMI Mempawah bersama Karang Taruna Mempawah atas instruksi Ketua PMI Mempawah Arief Rinaldi dan Ketua Karang Taruna Mempawah Dewo Dirgantara.
Posko yang beroperasi selama dua hari, mulai Rabu (2/9/2026) hingga Kamis (3/9/2026), tidak hanya difungsikan sebagai tempat pelayanan kesehatan.
Di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla, posko tersebut juga menjadi ruang singgah bagi relawan, petugas lapangan maupun masyarakat yang membutuhkan dukungan setelah beraktivitas di tengah kondisi berat.
Sejumlah fasilitas disiapkan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, konsumsi, vitamin, tabung oksigen, makanan dan minuman segar hingga ruang istirahat darurat.
Kehadiran empat personel Manggala Agni pada Rabu malam menjadi gambaran nyata bahwa di balik upaya pemadaman karhutla, terdapat para petugas yang juga harus menjaga kondisi tubuh agar tetap mampu menjalankan tugas di lapangan.
Saat mereka berjibaku menjaga masyarakat dari kobaran api, Posko Sehat hadir untuk memastikan para petugas tetap mendapatkan perhatian dan dukungan agar dapat kembali menjalankan tugas kemanusiaan dengan kondisi yang lebih baik.[SK]
.jpg)