Pontianak (Suara Sanggau) – Tiga anak yang sedang memancing di tepian Sungai Jawi, kawasan Jalan Puyuh, Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota, dikejutkan oleh benda asing yang mengapung di permukaan sungai, Selasa (11/8/2026)..jpeg)
Mayat yang mengapung di jalan Puyuh, Pontianak Kota di evakuasi petugas gabungan, Selasa (11/8/2026).SUARASANGGAU/SK
Semula, ketiganya mengira benda berwarna gelap tersebut merupakan buah kelapa yang terbawa arus. Namun, setelah diamati lebih dekat, mereka menyadari benda tersebut ternyata jasad seorang pria yang mengapung dalam posisi tengkurap.
Penemuan itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Anak-anak tersebut kemudian berteriak meminta pertolongan setelah memastikan benda yang mereka lihat bukan kelapa, melainkan tubuh manusia.
Anggota Satkom Pokdarkamtibmas Bhayangkara Kalbar, Harif Darman, mengatakan informasi penemuan jasad tersebut kemudian menyebar dan mengundang perhatian warga sekitar.
“Berdasarkan laporan warga sekitar, penemuan mayat itu ditemukan oleh anak-anak yang sedang memancing di wilayah kawasan sungai itu,” ujar Harif kepada Suarakalbar.co.id, Selasa.
Menurut Harif, warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi tepian sungai untuk memastikan informasi tersebut. Suasana di sekitar lokasi pun menjadi ramai.
“Aneh melihat benda mengapung di sungai, pas dilihat benar-benar ternyata mayat. Jadi anak-anak yang menemukan itu segera berteriak meminta warga lainnya untuk memberikan pertolongan,” katanya.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti tim gabungan. Personel kepolisian bersama Basarnas/SAR, relawan kemanusiaan, pemadam kebakaran (Damkar), serta BPBD Kota Pontianak dikerahkan untuk melakukan evakuasi.
Proses pengangkatan jasad dari aliran Sungai Jawi menjadi perhatian warga yang berada di sekitar lokasi. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tengkurap dan tubuhnya telah mengalami pembengkakan yang diduga akibat cukup lama berada di dalam air.
Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, petugas memastikan korban berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan telah berusia lanjut. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana pendek berwarna merah.
Pemeriksaan awal tidak menemukan kartu identitas maupun dokumen lain yang dapat membantu mengungkap identitas korban. Hingga proses penanganan di lokasi selesai, identitas pria tersebut masih belum diketahui.
Ramainya warga dan pengendara yang datang menyaksikan proses evakuasi juga sempat berdampak terhadap arus lalu lintas. Kendaraan yang melintas di sekitar Jalan Puyuh hingga koridor Jalan H.R. A. Rahman atau kawasan Sungai Jawi mengalami perlambatan dari kedua arah.
Jasad korban selanjutnya diserahkan kepada pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut. Aparat masih melakukan pendataan dan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta mengetahui penyebab kematiannya.
Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban diharapkan dapat berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi.[SK]