Bupati Sanggau Tinjau dan Serahkan Sembako di Pasar Murah, Warga Sambut Antusias

Editor: Admin

Bupati Sanggau Yohanes Ontot didampingi Wakil Bupati Susana Herpena saat menyerahkan produk dagangan di pasar murah, Kamis (4/6/2026).SUARASANGGAU/SK
Sanggau, (Suara Sanggau) – Bupati Sanggau Yohanes Ontot didampingi Wakil Bupati Susana Hepena serta perwakilan Forkopimda menyerahkan secara simbolis kebutuhan pokok yang dijual dalam kegiatan pasar murah di Pasar Seroja Sanggau, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah kepala OPD Kabupaten Sanggau, Kepala Perum Bulog Sanggau, serta perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Provinsi Kalimantan Barat.

Program pasar murah ini merupakan bentuk sinergi Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM bersama Perum Bulog serta instansi terkait lainnya, guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Usai kegiatan, Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyampaikan bahwa pelaksanaan pasar murah ini tidak sepenuhnya menjadi solusi utama dalam menstabilkan harga di pasaran. Namun, kegiatan tersebut dinilai mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah.

“Pasar murah ini sesungguhnya tidak terlalu efektif menyelesaikan masalah harga barang, tetapi paling tidak memberikan kesempatan masyarakat membeli dengan harga lebih rendah dari pasar,” ujarnya.

Ia mencontohkan, harga telur ayam yang biasanya dijual Rp20.000 per pack isi 10 butir, dalam kegiatan pasar murah dapat diperoleh dengan harga Rp16.000.

“Selisih Rp3.000 sampai Rp4.000 itu bagi sebagian masyarakat sangat berarti,” tambahnya.

Bupati Ontot juga menegaskan bahwa kegiatan pasar murah ini diharapkan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan. Ia mengimbau warga yang tergolong mampu agar memberikan kesempatan kepada masyarakat kurang mampu untuk memanfaatkan program tersebut.

Menurutnya, komoditas yang disediakan dalam pasar murah meliputi telur, beras, minyak goreng, dan gula pasir. Ke depan, pemerintah daerah berharap program ini dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Sanggau.

“Harapan kita, ke depan semakin banyak pihak yang berpartisipasi. CSR perusahaan juga bisa ikut berkontribusi dalam pelaksanaan pasar murah di berbagai lokasi,” pungkasnya.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play