![]() |
| Gubernur Kalbar Ria Norsan saat pantau penyaluran Hewan Kurban,SUARASANGGAU/SK |
Dalam kesempatan itu, Norsan menegaskan bahwa proses pendataan hingga distribusi bantuan telah dikoordinasikan secara menyeluruh oleh Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Kalbar guna memastikan penyaluran berlangsung tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga menetapkan sejumlah prioritas penerima bantuan, di antaranya Masjid Agung di setiap daerah, kawasan terpencil dan tertinggal (3T), serta pondok pesantren maupun lembaga pendidikan keagamaan yang mengajukan permohonan bantuan.
“Kami mengutamakan daerah-daerah terpencil terlebih dahulu, termasuk pondok pesantren agar para santri juga dapat merasakan manfaat hewan kurban. Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan masyarakat yang membutuhkan dan belum memiliki kesempatan rezeki yang sama,” ujar Norsan.
Ia menambahkan, program bantuan hewan kurban tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat sekaligus upaya memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial menjelang Hari Raya Idul Adha.
Norsan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan program, termasuk Bank Kalbar yang dinilai konsisten berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di Kalimantan Barat.
Pemerintah Provinsi Kalbar berharap seluruh proses distribusi hingga penyembelihan hewan kurban dapat berjalan lancar, amanah, dan penuh tanggung jawab sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat penerima.
“Mudah-mudahan amanah ini dapat kita jalankan dengan sebaik-baiknya. Harapan kita bersama, apa yang dilakukan ini mendapat rida dan berkah dari Allah SWT,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kalbar, Kepala Biro Kesra Provinsi Kalbar, Direktur Kepatuhan Bank Kalbar, serta para perwakilan penerima bantuan.[SK]
