![]() |
| Ruko Ambruk di Mukok, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar.SUARASANGGAU/SK |
Kejadian yang berlangsung secara tiba-tiba ini sontak menggegerkan warga sekitar. Ruko milik Joni Efendi (47) tersebut roboh diduga kuat dipicu oleh kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari terakhir.
Kapolsek Mukok, AKP Ambril, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, saksi yang berada di dekat lokasi sempat mendengar suara mencurigakan dari arah bangunan.
“Saksi mendengar suara gemeretak dari arah ruko. Saat diperiksa menggunakan senter, tiba-tiba terdengar suara keras dan bangunan langsung roboh,” ujarnya.
Mendengar suara tersebut, saksi langsung keluar rumah dan mendapati bangunan telah rata dengan tanah. Ia kemudian segera menghubungi pemilik ruko untuk menyampaikan kabar tersebut.
Tak lama berselang, Joni Efendi tiba di lokasi dan mendapati tiga unit ruko miliknya telah hancur. Peristiwa ini pun dengan cepat menarik perhatian warga yang berdatangan untuk melihat kondisi di lokasi kejadian.
Sejumlah saksi lain juga mengungkapkan bahwa tanah di sekitar lokasi memang sudah menunjukkan tanda-tanda labil sejak beberapa hari terakhir, seiring hujan yang terus mengguyur kawasan tersebut.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung turun ke lokasi guna melakukan pengecekan sekaligus mengamankan area agar tidak membahayakan warga.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp1,5 miliar,” ungkap AKP Ambril.
Berdasarkan analisa awal, konstruksi bangunan yang berdiri di atas tiang beton menjadi salah satu faktor yang memperparah dampak saat terjadi pergerakan tanah.
“Diduga kuat pergeseran tanah menyebabkan tiang penyangga beton patah, sehingga bangunan tidak mampu menahan beban dan akhirnya ambruk,” jelasnya.
AKP Ambril mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor atau pergerakan tanah, untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi berlangsung dalam waktu lama.
“Polisi bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kejadian serupa serta memastikan keselamatan warga,” pungkasnya.[SK]