Konferkab I PWI Sekadau, Dina Mariana Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Masa Bakti 2026–2029

Editor: Admin

Ketua PWI Kalbar Kundori menyerahkan bendera pataka kepada Ketua PWI Kabupaten Sekadau terpilih Dina Mariana pada Konferkab I, Selasa (28/7/2026),SUARASANGGAU
Sekadau (Suara Sanggau)– Dina Mariana resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sekadau masa bakti 2026–2029 dalam Konferensi Kabupaten (Konferkab) I PWI Kabupaten Sekadau yang digelar di salah satu hotel di Sekadau, Selasa (28/7/2026).

Terpilihnya Dina Mariana menandai babak baru perjalanan organisasi profesi wartawan di Kabupaten Sekadau. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) PWI Sekadau periode 2023–2026. Dengan terbentuknya kepengurusan definitif tingkat kabupaten, PWI Sekadau kini resmi berdiri sebagai organisasi kabupaten penuh setelah enam tahun berstatus Pokja.

Sidang pleno pemilihan dipimpin Ketua Sidang Zainudin Kismit, didampingi anggota Sudarno dan Suhariyati. Karena hanya terdapat satu calon yang memenuhi syarat, peserta konferensi secara bulat menetapkan Dina Mariana sebagai ketua melalui mekanisme aklamasi.

Usai ditetapkan, Dina Mariana menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh anggota PWI Sekadau.

"Terima kasih telah memberikan amanah kembali untuk memimpin PWI di Sekadau. Kami memerlukan dukungan semua pihak dalam menjalankan roda organisasi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus provinsi yang selama ini telah membina kepengurusan Pokja," ujar Pemimpin Redaksi Hipontianak.com tersebut.

Konferkab I PWI Kabupaten Sekadau mengusung tema "Satu Visi, Satu Misi: Memperkuat Kualitas, Solidaritas, dan Profesionalisme Wartawan PWI Kabupaten Sekadau."

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Sekadau, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sekadau Matius Jon, jajaran Polres Sekadau, serta pengurus PWI Provinsi Kalimantan Barat yang dipimpin Ketua PWI Kalbar, Kundori. Turut hadir Bendahara PWI Kalbar Wawan Suwandi, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah Slamet Ardiansyah, Wakil Ketua Bidang Multimedia/IT Heri Yakop, dan Wakil Ketua Bidang Pengelolaan Aset Zainu Irwansyah.

Ketua PWI Kalimantan Barat, Kundori, menegaskan Konferkab I PWI Kabupaten Sekadau bukan sekadar agenda memilih ketua dan menyusun kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat organisasi dalam menghadapi dinamika dunia pers.

Menurutnya, konferensi tersebut menjadi catatan sejarah bagi PWI Kalbar karena Sekadau menjadi kabupaten pertama yang bertransformasi dari Pokja menjadi kepengurusan definitif setelah enam tahun pembinaan.

"Ini menjadi sejarah bagi PWI Kalbar. Kabupaten Sekadau yang selama enam tahun berstatus Pokja kini telah memiliki kepengurusan kabupaten definitif," tegas Kundori.

Ia berharap keberhasilan Sekadau dapat menjadi motivasi bagi daerah lain di Kalimantan Barat yang telah memenuhi persyaratan pembentukan PWI kabupaten.

"Bulan depan, Agustus, yang sudah siap dibentuk adalah PWI Kabupaten Sintang. Mudah-mudahan ini menjadi langkah PWI Kalbar dalam pengembangan organisasi dan keanggotaan di daerah," katanya.

Kundori juga menyoroti tantangan dunia jurnalistik di era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah mengubah lanskap media secara signifikan sehingga wartawan dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

"Kita tidak cukup hanya menjadi yang tercepat. Wartawan harus menjadi yang paling akurat, berimbang, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa setiap wartawan harus terus meningkatkan kompetensi, menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, mematuhi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta menjaga independensi dalam menjalankan profesinya.

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play